KUE KALENG LEBARAN CUANNYA NGGAK KALENG-KALENG

Lebaran tahun ini merupakan tahun ke-2 kami berbisnis kue kaleng. Tambah bisnis baru karena bisnis utama nggak jalan sebab pandemi covid 19. Bisnis utama kami @pusat_togawisuda tak berjalan kurang lebih 1-2bulan karena saat itu sekolah dan kampus diliburkan. Tidak ada sekolah dan kuliah tatap muka, apalagi wisuda. Jadi timbul ide untuk coba bisnis apa aja yang penting ada yang beli

Awalnya coba survei kecil-kecilan. Bisnis apa yang bisa dijalanakan. Alhamdulillah dapatlah 2 produk yang bisa dijual yaitu kue kaleng dan kurma. Dari bisnis pakaian ke makanan.

Kue kaleng idenya dari survei dimarketplace, nyari suplier untuk kue lebaran. Saat nyari kue lebaran didominasi packing toples. Setelah lihat review pembelian ada beberapa konsumen yang ngeluh, kue yang dipesan saat sampai ditempat toplesnya rusak dan kuenya juga hancur. Melihat review tersebut jadi batal cari suplier kue lebaran.

Akhirnya nemu ide coba aja kue kaleng, karena saat pengiriman lebih tahan dari benturan. Selain itu juga banyak dijual di minimarket ataupun supermarket. Praktis dekat dari rumah dan sekalian bisa sambil belanja kebutuhan sehari-hari. Dan satu lagi biasanya diskon. Satu kue kaleng bisa untung 5rb-30rb, tergantung diskon sih.

Untuk penjualan kami pakai WA status dan marketplace, kepunyaan istri yang sebelumnya bisnis buku @tokobukupelangi, kini jadi toserba

Alhamdulillah tahun 2020 kue kaleng laku kurang lebih 70pack dan kurma kurang lebih 100pack atau sekitar 50-60kg.

Untuk kurma memanfaatkan suplier yang dekat dari rumah. Kurma yang dijual lebih banyak kurma premium ruthob dan sejenisnya. Untuk tahun ini 2021 penjualan kurma di setop dulu karena pindah rumah, jadi jauh dari suplier kurma.

Tahun ini 2021 kami kembali lagi mencoba jual kue kaleng dan alhamdulillah permintaan lebih banyak dari sebelumnya sampai ada yang mau pesan kue kaleng monde butter cookies 454gr 200pack dan stok kosong. Ya belum rezeki mungkin. 

Mungkin ada beberapa alasan kenapa ada yang beli kue kaleng; kemasan menarik, harga terjangkau, kalau buat hadiah atau THR nggk mengecewakan. Ditambah lagi kalau di kota Bandung akhir-akhir Ramadhan sering kali jalanan macet, jadi ada yang malas keluar rumah. Lebih baik belanja kue Lebaran online aja.

O ya karena mengandalkan suplier minimarket dan supermarket stok yang tersedia sering kali habis.  Di minimarket dan sejenisnya setiap saat ada aja pembeli berdatangan sehingga stok tak bisa dipastikan jumlahnya. Akibatnya klau ada pesanan harus keliling terlebih dahulu ke suplier terdekat.

Untuk stok barang blum bisa kami adakan karena berbagai pertimbangan. Ini merupakan bisnis baru bagi kami dan terbatasnya dana

Mungkin itu aja sedikit tulisan tentang bisnis kue kaleng yang bisa kami ceritakan. Semoga ada manfaatnya

Note:
1. Tahun ke-2 di dominasi pembeli dari kota bandung atau tempat tinggal kami dan sekitar, pembeli menggunakan gosend dan grab. Mungkin untuk teman2 dikota lain bisa coba bisnis kue kaleng ini

2. Apapun merek kue kalengnya asalkan di tempatkan di minimarket dan supermarket laku keras, 1minggu mau lebaran rata-rata kue kaleng sudah ludes terjual. Mungkin yang bisnis kue lebaran bisa juga pakai strategi pakai packing kaleng dan kalau modal banyak bisa diedarkan di minimarket dan sejenisnya.

3. Untuk yang mau mulai berbisnis mungkin bisa cek tetangga kiri kanan, depan dan belakang. Bisa jadi ada produk mereka yang bisa kita jual. Mulai dari jualan aja terlebih dahulu, karena lebih mudah dan nggak mikiri produksi dan juga kualitas produk.

4. Pentingnya menemukan saluran yang tepat untuk berbisnis, sehingga apapun yang kita jual jadi laku. Klau offline seperti minimarket dan supermarket atau pasar tradisional, atau toko fisik. Klau online bisa pakai banyak saluran bisa marketplace seperti tokopedia, shopee, bukalapak dll. Bisa di web, google map, wa, fb, instragram dll.

Start from small oneday can be big

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Buku Anak Muda Miliarder Saham

tehnopreneurship di era 5.0