Resume Buku Anak Muda Miliarder Saham

Buku ditulis oleh Andika Sutoro Putra
Resume oleh Heri Gunawan

Buku ini mengajarkan kepada pembacanya untuk berinvestasi jangka panjang. Dalam investasi saham dibutuhkankan waktu yang lama hingga bisa berhasil. Atau lebih dikenal dengan pendekatan fundamental. Dengan membaca laporan keuanganan suatu perusahaan bukan berdasarkan angka yang tiap hari naik dan turun.

 

berikut rangkuman dari buku yang saya baca:

BAB 1. Pemilik Tambang yang Miskin

Cerita tentang Ali Hafed yang bangkrut hingga bunuh diri, karena mencari batu permata tanpa pengetahuan. Penulis memberikan contoh tersebut sama dengan saham, banyak orang ingin meraih kesuksesan di pasar saham, tetapi mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Jadi pentingnya ilmu sebelum memulai investasi di pasar saham. 

Menurut Buffet resiko datang dari ketidaktahuan apa yang anda lakukan. Bagi penulis sendiri saham tidak berisiko karena berpengalaman 8 tahun di pasar saham.IHSG (Indek Harga Saham Gabungan) mencatat keuntungan rata-rata pertahun 11,32% selama 10 tahun terakhir. Kinerja IHSG berada jauh diatas bunga deposito 6-7% per tahun (belum di potong pajak bunga dan pajak penghasilan).

Jika kita memiliki pengetahun, ilmu dan strategi dalam mendapatkan perusahaan yang fantastis selalu mencatatkan keuntungan sudah jelas keuntungannya tidak hanya sebesar 12.62% per tahun seperti IHSG, tapi bisa lebih besar lagi. 

Penulis memberikan contoh Saham berkode MAPI (Mitra Adi Perkasa), pemilik hak waralaba di Indonesia seperti: Starbuck, Burkerking, Zara, Adidas dll. Jika kita beli saham tersebut awal tahun 2009 sebesar 100juta, maka pertengahan tahun 2013 akan jadi 3,1 Milyar. Setara dengan 31 kali lipat.

10 orang terkaya di dunia walaupun memiliki bisnis yang berbeda, tapi memiliki benang merah yang sama yaitu berinvestasi di pasar saham. Sejak mengetahui teman ayahnya yang bangkrut karena tidak belajar dan langsung terjun ke pasar saham. sejak tahu jawabannya penulis masih berusia 15 tahun memutuskan untuk ikut berbagai seminar. Hingga buku ini ditulis pertengahan 2017 penulis telah menghabiskan lebih 200juta untuk mengikuti seminar dan membaca lebih dari 200 buku. Dan setelah mengenal Warren Buffett penulis tau bahwa investasi saham haruslah bersifat jangka panjang, semakin lama maka hasilnya semakin besar. Jika hasil investasi tidak kita ambil dan terus kita investasikan kembali dalam jangka panjang, maka hasilnya akan menjadi sangat besar. Inilah yang diterapkan Warren Buffet yang membuat dia menjadi orang terkaya didunia. 

 Keajaiban dunia ke-8 yaitu bunga berbunga. Maksudnya adalah jika anda berusia 21tahun, sebelum memulai investasi di pasar saham anda memutuskan belajar terlebih dahulu selama 1tahun. Pada usia 22 tahun  anda memulai investasi di pasar saham dengan modal sebesar 100juta. Anda berkomitmen penuh untuk menginvestasi ulang profit yang anda terima setiap tahunnya hingga usia 50 tahun. anggap saja persentase yang anda dapat pertahun 20%. Maka usia 50 tahun uang anda akan menjadi 16.4miliar Rupiah. Bagaiman klau 25% per tahun, maka akan jadi 51,6 miliar. Itu contoh jika memulai usia di 22 tahun, apalagi memulai lebih awal. Seperti penulis yang memulai dari usia 15tahun. penulis sendiri bisa menghasil profit sekitar 32,95% per tahun.

sekali lagi ingat;

1. Contoh diatas hanya investasi diawal, bagaimana jika anda menyisihkan penghasilan anda tiap bulannya untuk investasi saham, hasilnya pasti akan lebih besar

2. Menjadi Investor saham bebas waktu. Buku ini mengajarkan anda untuk menjadi investor saham, bukan trader dipasar saham. Jadi tidak ada yang namanya memonitor saham tiap hari dan membuat anda tidak bisa tidur. 

3. Berapapun umur anda saat ini, segeralah memulai untuk berinvestasi dipasar saham. Warren Buffet mengatakan "Jangan bergantung dengan satu sumber penghasilan saja, berinvestasilah untuk menciptakan sumber penghasilan kedua".

3 Kunci sukses besar di pasar saham: 

1. Usia muda adalah yang paling mahal dari ketiga hal tersebut. Semakin muda maka anda memiliki kesempatan sukses semakin tinggi di pasar saham. Tidak ada namanya terlambat, waktu terbaik untuk memulai adalah sekarang.

2. Skill atau kemampuan, Fokus diawal yaitu investasi pendidikan untuk meningkatkan skill. Seperti buku, seminar atau mentoring dari orang yang sukses hingga anda menguasai skill secara mendalam. Setelah menguasai skill ini, barulah memulai dengan modal yang kecil.

3. Modal Uang, mulainya dari yang kecil. Jangan nafsu dan menginvestasikan semua uang anda di awal. Mulai dari yang kecil tapi pasti. Tidak ada yang namanya kaya cepat. Sesuatu yang bersifat kaya cepat itu biasanya tidak bertahan lama dan bodong. 

BAB 2. SENJATA PERANG DALAM BURSA SAHAM 

Didunia investasi saham bisa dikatakan ada 1.001 cara, strategi teknik analisis untuk menemukan saham terbaik untuk diinvestasikan agar menghasilkan keuntungan yang besar. Di buku ini penulis kembali mengingatkan bahwa yang dibahas adala strategi investasi saham, bukan spekulasi. Spekulasi tidaklah masuk kedalam bagian dari investasi. Banyak juga investor merasa sedang berinvestasi padahal sedang berspekulasi karena minim pengetahuan tentang investasi saham yang benar. Menurut Warren Buffet yang dimaksud spekulasi adalah membeli sesuatu hari ini dan mengharapkan besok dapat menjual di harga yang lebih tinggi. 

Contoh spekulasi disebutkan beli saham Bank BCA dengan tidak mengetahui berapa aset perusahaan, berapa besar utangnya, berapa pendapatan per tahun, berapa besar utangnya, berapa pendapatan tiap tahun, dll. Membeli berharap naik sekian persen dan segera menjual ini berarti sedang berspekulasi. 

3 Strategi analisis dalam pasar saham:

1. Technical Analysis; memprediksi tren suatu harga saham dengan cara mempelajari data pasar yang lampau, terutama pergerakan harga dan volume. Analsis ini dipakai untuk kapan harus profit taking, mengurangi kerugian atau cut loss, melakukan akumulasi saham atau menahan posisi (wait & see).

2. Fundamental Analysis

Tehnik ini menitikberatkan pada rasio finansial dan hal penting lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Analis ini cocok untuk membuat keputusan dalam memilih saham perusahaan dan berinvestasi jangka panjang. melibatkan banyak variabel seperti revenue growth, earning per share, price earning ratio, price to book value, debt ratio dan rasio keuangan lainnya. Tehnik harus menguasai laporan keuangan dan menahan suatu saham dalam jangka panjang sehingga tidak banyak investor yang menggunkan strategi ini.

3. Main Saham

Main saham yaitu pembelian saham hanya ikut-ikutan, iseng, membeli saham tanpa mengetahui perusahannya, tanpa strategi. Oleh sebab itu jangan katakan main saham tapi katakan investasi saham. 

 

Investor Terkaya Sedunia 

    Untuk menjadi sukses di bidangnya kita belajar dari terbaik, misalnya orang yang sukses di investasi saham di dunia yaitu Warren Buffet. Ia memulai investasi di usia 11 tahun dan menjadi miliuner di usia 32 tahun dengan metode investasi fundamental, bukan analisis teknikal. Ia mengatakan analisis yang hanya didasarkan pada grafik, volume dan pergerakan harga tidak berarti apa-apa kecuali omong kosong tidak bermakna. 

     Mengapa 90% investor di pasar saham menggunakan analisis teknikal? banyak faktor yang menyebabkannya diantaranya yaitu: 

1. Analisis teknikal adalah bisnisnya para broker

2. Kebanyakan orang tidak bisa bersabar

3. Lebih suka shor term profit yang kecil dibandingkan long term profit yang besar

4. Tidak bisa tidur melihat saham yang naik dan turun

    Warren Buffet percaya bahwa kenaikan atau penurunan saham pada akhirnya akan mengikuti laporan keuangannya dalam jangka panjang, bukan berdasarkan grafik atau volume dan sebagainya. Penulis juga menggunakan cara yang sama dengan warren Buffet yaitu analisis fundamental sehingga bisa jadi Miliuner seperti saat ini. Beberapa waktu yang lalu penulis membeberkan nilai asetnya yaitu sekitar 100milyar (Data 20 April 2021)

Fokus Pada Kesederhanaan 

    Sebuah pelajaran penting yang didapat Buffet dari gurunya Benjamin Graham yaitu Anda tidak harus melakukan hal yang luar biasa, belilah saham dari perusahaan hebat yang dikelola oleh orang jujur dan kompeten. Beli saat harga saham tersebut berada di bawah nilai wajarnya dan pertahankan hingga saham itu kembali ke harga wajarnya. Itulah yang dilakukan Buffet dan juga penulis. 

    Strategi investasi yang sangat sederhana tetapi membawa hasil yang sangat besar. Prinsip ini menjelaskan bagaimana Buffet mengubah investasi sahamnya di Washington Post senilai 10,6 juta dolar menjadi sebuah investasi yang bernilai lebih dari 1 miliar dolar. Juga coca cola senilai 1 miliar menjadi 8 miliar saat ini (2017). 

    Sama juga halnya dengan penulis, dengan strategi investasi yang sama dengan Buffet. Penulis pernah membeli saham yang membuat ia untung miliaran rupiah. Pada tahun 2014 membeli saham Waskita Karya (WSKT) diharga 500-an dan menjualnya pada harga 1900-an pada tahun 2016 dan beberapa contoh saham lainnya.   

Menjadi Yang Terbaik 

    Penulis mengutip kata-kata Bruce Lee yaitu saya tidak takut dengan orang yang berlatih 10.000 jenis tendangan, tetapi saya takut dengan orang yang berlatih satu jenis tendangan selama 10.000 kali. Seperti yang kita baca sebelumnya selain analisis fundamental ada juga analisis teknikal. Banyak investor yang tidak sukses yang penulis kenal tidak berkomitmen dalam berinvestasi. Ketika mengalami kerugian dengan teknik analisis fundamental, mereka memutukan untuk pindah strategi. Begitu berikutnya gagal dan ubah stratetegi. Hal yang tidak konsisten inilah yang membuat mereka jadi investor yang gagal. Selalu ingat, fokus pada satu strategi dan teruslah berlatih hingga anda menjadi pakar di strategi tersebut. Terkadang kita harus memakai kacamata kuda dan terus berlatih dengan jurus investasi yang sudah disarankan oleh investor tersukses di dunia. 

Pasar Saham=Pusat Relokasi 

    Buffett mendeskripsikan pasar saham itu seperti pusat relokasi, sarana memindah uang dari orang yang tidak sabaran ke orang-orang yang sabar. Pengalaman penulis bisa menjadi pelajaran, pada tahun 2010 penulis memulai investasi dan membeli saham Media Nusantara Citra (MNCN), pada harga 330an rupiah dan segera menjualnya kurang dari 1 bulan dengan harga 400 rupiah. Menurut penulis ini sudah untung 21%, namun setelah waktu berjalan ini justru mengecewakan karena tahun 2013 harga saham MNCN menjadi 3.500 rupiah. Jika saja saat membeli MNCN diharga 330 penulis tidak melakukan apapun dan bersabar maka ditahun 2013 investasinya akan tumbuh 10x lipat. Sekali lagi, tanpa harus melakukan apapun, tapi bisa profit 10x lipat dalam waktu tiga tahun. 

    Rekan bisnis Buffet yaitu Charlie Munger menyampaikan pandangan mengenai dibutuhkan kesabaran dalam berinvestasi. Ia mengatakan bahwa investasi adalah saat dimana anda menemukan beberapa perusahaan yang bagus, kemudian anda berdiam diri saja. Dia juga menambahkan bahwa terlalu banyak tingkah dalam berinvestasi adalah sebuah kesalahan. Kesabaran adalah bagian dari permainann. Kenapa ia sebagai investor saham berani berdiam diri, sabar dan tidak panik akan harga saham yang naik turun. Karena Investor saham yang benar, seharusnya memandang dan menganalisa bisnis dibelakang saham tersebut, bukan memandang naik dan turunnya grafik saham. 

    INGAT! Lembaran saham itu tidak ada artinya. Saham hanyalah representasi dari perusahaan yang riil. Singkatnya, analisis fundamental berfokus pada kesehatan sapi, sedangkan teknikal berfokus pada naik dan turunnya ekor sapi. Ketika anda membeli sapi yang sehat dan tepat, bersabarlah. Akan ada waktunya sapi itu akan tumbuh menjadi sapi yang besar dan siap dijual dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga sejak anda membelinya.  

 

BAB 3: DOSA INVESTASI SAHAM

 Dosa investasi yang harus dihindari:

1. Informasi orang dalam adalah kunci kesuksesan

Buffet mengatakan cukup dengan informasi dari orang dalam dan uang satu juta dolar, anda dapat bangkrut dalam setahun. Karena tidak memiliki skill dan hanya bermodal mendengar informasi orang lain, ketika terjadi kerugian orang tersebut tidak berani cut loss (menjual saham walau rugi), malah ia terus menahan saham tersebut hingga mengalami kerugian yang semakin membengka. Ketika profit, kebanyakan orang yang tidak memiliki skill justru cepat-cepat untuk menjualnya dan hanya menghasilkan receh di pasar saham. Investasi seperti ini lama kelamaan akan rugi suatu hari. Jadi selalu ingat, putuskan sendiri investasi anda. Jadi jangan mengikuti saran investasi dari orang dalam. 

2. Harus mengambil resiko besar agar dapat untung besar

Orang kaya itu sebenarnya tidak mengambil resiko yang besar untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Yang benar adalah mereka mengambil resiko yang terukur. Sebelum mereka memulai investasi tertentu, mereka sudah tahu berapa maksimal dari kerugian mereka dan berapa keuntungan mereka jika berhasil. Jika untung apakah sebanding dengan resiko yang ditanggung. Jika tidak maka jangan lakukan. Jika setimpal maka lanjutkan investasi tersebut. Menurut penulis pasar saham itu menawarkan resiko yang jauh lebih kecil dibandingkan bisnis. Dia memilih untuk menjadi investor saham full time, lebih santai dan profitnya lebih banyak.   

Ketika anda mulai berinvestasi saham dengan modal 100juta rupiah dan ternyata profit 10% dalam satu bulan. Maka profit 10% itu sudah menjadi profit bersih anda saat itu juga. Tidak harus menunggu BEP atau balik modal. Modal bersih anda sebesar 100juta rupiah bisa ditarik kapan saja dan hanya membutuhkan proses beberapa hari kerja. Ketika butuh uang, sahamnya bisa juga ditarik sebagian. 

Bagaimana jika mengalami kerugian hingga 50%. Bagi penulis ini masih sangat bagus, uang mungkin berkurang 50%, tetapi secara skill pasti dapat pelajaran dari kerugian tersebut dan dikemudian hari bisa mengecil. Penulis tidak pernah rugi hingga 50% dan penulis juga berharap tidak juga untuk pembaca.

Kenyamanan lain dalam berinvestasi saham yaitu bisa mengalokasikan modal investasi ke beberapa sektor yang dimengerti. Misalnya dengan modal 100juta, bisa dialokasikan ke empat sektor. Misalnya 25juta sektor properti, 25juta sektor konstruksi, 25sektor konsumer dan 25juta sektor perbankan. Setiap sektor hanya boleh memilih maksimal satu atau dua perusahaan terbaik untuk diinvestasikan. Walaupun uang 100juta terlihat masuk ke saham semua, tetapi dalam saham bisa memilih sektor apa saja yang bagus dan naik daun. Jadi ibaratnya telur tidak hanya ditaruh di satu keranjang saja.

3.  Percaya akan "sistem otomatis" atau formula yang mampu mencetak uang seketika

4. Harus bisa memprediksi pasar jika ingin menjadi kaya

5.Mengikuti saran jual/beli saham dari orang yang sukses


BAB 4: BUKAN HANYA TENTANG INVESTASI

Di bab ini penulis menyampaikan bahwa kesuksesan terbesarnya bukan karena hebat berinvestasi saham, namun karena komitmen dalam money management. Pentingnya money management yang baik agar kita mampu menjadi orang kaya dan bertahan lama dengan kekayaan itu sendiri. 


Jangan terperangkap dengan pertanyaan apa yang harus kelola jika uang saya sendiri terbatas. Tidak mempunyai income saat ini atau mempunyai income tetapi masih terbatas, justru sangat bagus untuk kita belajar money management terlebih dahulu. 


Hebat mencari uang itu level pertama, tapi level yang lebih tinggi ada hebat dalam mengelola keuangan. Jangan tunggu punya uang dulu baru mau menguasai ilmu money management agar menjadi kaya. Tetapi praktikkan ilmunya saat ini, maka dikemudian hari anda akan menjadi kaya.


MANAJEMEN KEUANGAN ALA ORANG TERKAYA SE-ASIA

Menurut Li Ka Shing seorang konglomerat Hongkong dan terkaya se-Asia bagilah selalu penghasilan kita menjadi lima bagian. Misalnya penghasilan perbulan 5 juta rupiah, dibagi kedalam lima bagian:

1. Living Expense 

Bagian ini dapat digunakan sebagai kebutuhan hidup sehari-hari secara sederhana. Anda harus bisa hidup dengan biaya 1.5juta rupiah setiap bulan, atau sama dengan kurang lebih 50 ribu rupiah per hari. Selalu ingat pepatah bagus ini: bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.

2. Making Friends

Bagian ini digunakan untuk membangun dan memperluas networking anda. Memperluas jaringan pertemanan merupakan salah satu jalan membuka akses untuk menuju kesuksesan di masa depan. Dengan uang sebesar satu juta rupiah per bulan, anda bisa mentraktir empat sampai lima kali makan siang mewah. Pastikan lakukan ini setiap bulan dan perhatikan hasilnya dalam waktu satu tahun.

3. Education

Salah satu media terbaik untuk belajar adalah buku. Dengan uang hasil alokasi sebesar 750 ribu, anda bisa menggunakannya untuk membeli buku sebesar 150 ribu (2-3 buku perbulan). Setiap selesai membaca buku, simpulkan kedalam catatan dengan bahasa anda sendiri. Setelah itu anda bisa sharing kepada teman-teman anda mengenai isi buku. Hal ini mampu meningkatkan kepercayaan diri anda. 


Sisa uang sebesar 600 ribu, bisa digunakan untuk mengikuti seminar atau pelatihan. Anda akan belajar langsung dengan orang yang sudah sukses.  

4. Overseas Holiday

Rencanakan liburan minimal satu kali dalam setahun untuk jalan-jalan keluar negeri. Liburan akan memberi anda energi baru untuk bertumbuh besar dari pengalaman hidup.

5. Investment

Ini adalah bagian yang sangat penting yaitu berinvestasi. Uang 1.25juta yang anda alokasikan bisa digunakan untuk modal awal investasi saham. 

 MENJADI LEBIH KAYA SAAT INI JUGA

1. Perkecil Pengeluaran 

2. Perbesar Pemasukan

 

BAB. 5

BAB. 6

BAB. 7

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

tehnopreneurship di era 5.0