Keinginan punya garmen
1 Desember 2018
Hampir tiap hari ada pesanan yang ditolak. Entah itu eceran maupun grosir. Plus pesanan langganan yang sedang diproduksi sering kali telat. Proses produksi masih dikerjakan mitra atau maklon.
Sekitar 4 tahun sudah kami jalani usaha pembuatan toga wisuda. Rasanya ingin bagian produksi kami ambil alih sepenuhnya, biar mudah dikontrol dan sesuai waktu pengerjaannya. Keinginan saja tidak cukup, butuh usaha keras untuk mewujudkannya. Punya garmen yang sistemnya lebih baik dari konveksi.
Istriku sudah lama menyarankan untuk punya penjahit sendiri, namun usulnya sering kali ku tolak dengan alasan biaya operasional tinggi. Butuh modal besar untuk memulainya. Oleh sebab itu, kami mencoba untuk mengumpulkan uang dan ilmu supaya bisa memulai punya penjahit. Semoga tahun 2019 kàmi sudah bisa memulainya.
Beberapa catatan yang sering dikeluhkan pemilik konveksi kepada penjahit:
1. Sering pulang kampung
2. Sering sakit
3. Malas-malasan.
Beberapa waktu yang lalu saya melihat di youtube salah satu garmen yang dimiliki oleh anak perusahaan gajah duduk grup di pekalongon yaitu PT. BUT. Perusahaan tersebut memulai usahanya di bidang garmen pada tahun 2016 dengan 45 penjahit. Pada tahun 2018 sudah menjadi 400 orang.
Beberapa hal penting menjadi catatan. Pertama, perusahaan merekrut penjahit dari lingkungan sekitar yaitu pekalongan, sehingga nggak ada yang pulang kampung karna tempat asalnya dekat dengan perusahaan. Kedua, ada jam kerja yaitu 5 hari kerja dari jam 07.00-17.00 sehingga penjahit lebih fresh bekerja dan tidak mudah sakit atau malas. sedangkan di konveksi penjahit dipaksa kejar target tidak jarang penjahit lembur atau begadang.
Untuk mengatasi penjahit yang resign atau untuk menambah penjahit baru perusahaan membuat Lembaga Kursus menjahit. Orang-orang yang memiliki keinginan untuk bekerja sebagai penjahit dilatih hingga mahir. Setelah mahir peserta tersebut ditempatkan diperusahaan.
Beberap pandangan saya. Cililin mungkin bisa menjadi salah satu project untuk pendirian garmen.
1. Banyak penjahit disekitarnya dan ada juga lembaga kursus
2. Lebih singkat waktu tempuh ke kota Bandung daripada garut atau tasik
3. Tanah dan bangunan harganya lebih murah dibanding kota bandung
Komentar
Posting Komentar